Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ مَنْ تَوَكَّلَ عَلَيْهِ بِصِدْقِ نِيَّةٍ كَفَاهُ وَمَنْ تَوَسَّلَ إِلَيْهِ بِاتِّبَاعِ شَرِيْعَتِهِ قَرَّبَهُ وَأَدْنَاهُ وَمَنِ اسْتَنْصَرَهُ عَلَى أَعْدَائِهِ وَحَسَدَتِهِ نَصَرَهُ وَتَوَلاَّهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ حَافَظَ دِيْنَهُ وَجَاهَدَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ، أما بعد. قال الله تعالى: يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Pertama-tama mari kita panjatkan
puji dan syukur ke khadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya,
sehingga pada hari yang berbahagia ini kita masih diberikan kesempatan untuk
melaksanakan suatu kewajiban sebagaimana yang telah diperintahkan-Nya.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah limpahkan ke haribaan paduka
agung, pemimpin umat muslim sedunia, sang pelopor revolusi akhlak umat manusia,
Rasulullah Muhammad SAW, kepada keluarganya, para sahabatnya
serta umatnya yang taat dan patuh terhadap ajaran yang disampaikannya hingga
akhir zaman. Dan semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat Rasul yang kelak
mendapat syafaat darinya di yaumil akhir. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.
Sebelum melanjutkan khutbah ini,
perkenankan khotib berwasiat, khususnya untuk diri pribadi, umumnya pada
hadirin sekalian. Mari kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, dengan
harapan semoga kita termasuk kedalam golongan hamba Allah yang bertaqwa menurut
pandangan-Nya, sehingga di kahirat kelak kita ditempatkan dalam surga-Nya dan
dipertemukan dengan kekasih Allah yakni Rasulullah Muhammad SAW.



